Perkenalanku terjadi dikala saya pulang kuliah petang hari, dimana hujan turun cukup lebat. Bokepindo Kami ngobrol sambil bergurau, dan menonjol kelihatan bahwa mama Dian benar-benar seorang Ibu yang sayang pada putri tunggalnya itu. Lantas kuhampiri ia dan saya ajak dia ke kamar yang lazim saya dan Dian gunakan untuk berkencan. sambil menghiba untuk lantas mengawali permainan kami. Berat sekali rasanya, jikalau kami teruskan kekerabatan kami karenanya berarti saya memisahkan jalinan beri ibu dan buah hati tunggalnya ini. Saya menitipkan anakku pada Dian dan mohon padanya supaya memberi berita dikala kelahirannya nanti. sungguh sedap tidak terbayang. Di suatu motel akibatnya saya sukses menidurinya, Saya agak kecewa, terbukti Dian telah nggak perawan lagi. Saya dipersilahkan duduk di ruang tetamu. Jadi tidak perlu disesali. sungguh sedap tidak terbayang. Dian namanya temen adik perempuanku.



