Berarti dia tidak
tidur. Aku perhatikan wajahnya di bawah sorot
lampu bed, sengaja saya lihat lama dari dekat, wajahnya
memancarkan penyerahan sebagai wanita, di depan lelaki
dewasa. Bokepindo “Kan Ibu yang bikin begini?!”, jawabku. Lalu aku melorot celana panjangku dan kaos kemudian
memakai kimononya.Aku menjadi terlena. Dan yang cukup surprise tanpa ragu memijit mijit
bahuku dari belakang. Setelah kerja
keras majikanku itu mendesah sejadi-jadinya”
“Ah… uh, eh… aku, ke.. Gerakan ku
pelan juga, dia merangkul aku. Aku mengusap-usap
punggung mulusnya. “Sejak kamu kesini pacaran dengan Ani dulu, saya sudah berpikir:
“Ganteng banget ini anak!””, katanya setengah berbisik. Rasanya saya diajak melayang ke angkasa
tinggi sekali menuju bulan. “Kan Ibu yang bikin begini?!”, jawabku. Kedua insan lelaki perempuan ini saling
bercumbu, mengulangi kenikmatan semalam.Ia terbaring dengan manisnya, pemandangan yang indah
paduan antara pinggul depan, pangkal paha, dan
rerumputan sedikit di tengah menutup samara-samar
huruf “V”, tanpa ada gumpalan lemaknya.




















