Entah cinta atau nafsu, aku tidak peduli, yang penting mas Deden memberi sinyal bahwa dia rela meninggalkan Vera demi aku. XXNX Tapi.. Ingin sekali aku menepis semua itu, tetapi apa yang mereka katakan benar. Biarlah kehidupan di masa laluku menjadi sebuah bekas luka. Aku satu kantor dengan mas Deden, hanya berpisah ruangan saja. Tidak mudah mendapatkan pria yang mau berhubungan serius denganku setelah tahu bagaimana masa laluku. Aku juga tidak sungkan mengajaknya makan malam. Setiap hari bertemu mas Deden, hampir setiap hari makan siang dengannya, mendengar suaranya dan semua hal tentangnya membuat jantungku berdebar tidak karuan. Cinta tidak pernah memilih pada siapa dia akan jatuh, akupun tidak pernah memilih akan jatuh cinta kepada siapa.
















