Sejak aku bersama Stefi keuanganku terjamin, bahkan aku memegang Honda Jazz untuk keluyuran ke sana kemari. Aku segera menutup pintu pagar dan pintu rumah. Brazzers Stefi memang sudah tidak perawan lagi, sehingga penisku leluasa keluar masuk memeknya. Stefi menarikku keatas. Kuperhatikan dia gonta-ganti mobil.Kalau bukan Honda Jazz yang dibawanya ya BMW seri 3 tahun terbaru. Dia menyebutkan satu alamat, yang aku kenal benar daerahnya di Bintaro. Kami menyiapkan sarapan pagi bersama dengan hanya bercelana dalam.Stefi rupanya sudah lama menaksir diriku, jadi dia merasa senang ketika bersamaku di rumah. Aku bukan lagi orang yang berduit. Stefi dengan keadaan setengah sadar minta aku membawanya ke kamar mandi, karena dia merasa mau muntah. Aku terbangun ketika matahari menerobos masuk ke kamar. Baunya gak karuan, asem bercampur bau alkohol.




















