Namun entah kenapa di malam yang dingin dan suasana yang redup itu, tanpa kusadari, aku akhirnya pasrah dalam pelukan Pak Oding yang adalah pembantuku. Bokepindo Apalagi suasana saat itu sangat mendukung. Hari itu cuaca hujan disertai guntur, namun suamiku tetap pergi karena ada yang perlu ia atur dengan para petani di perkebunan. Yang satu perempuan, sementara satunya lagi seorang laki-laki yang bertugas menjaga rumah sekaligus membersihkan mobil dan taman di rumahku ini. Dueeeerrrrrrrrrrrr!!!!!!… Terdengar bunyi petir yang diiringi hujan dan angin badai. Di ruang belakang, aku mendengar suara televisi hidup. Saat itu aku mengenakan kimono tidur. “Baiklah, Bu….” Jawabnya sambil berdiri dan mematikan televisi. Dengan sukarela, malam itu aku disenggamai oleh Oding. Dengan sukarela, malam itu aku disenggamai oleh Oding.




















