Kamu sudah punya istri minta keistri kamu saja!” Mifta protes sambil melotot.“Tenang saja aku tidak macam-macam, aku cuman minta kamu bantuin kocokin kontol aku saja” kataku.“Jangan aneh2 yah san, Aku bukan perempuan yang semurah itu mengocok penis suami orang lain”“Tenang rahasia ini cukup kita dua yang tau, aku gak bakal ngasih tau orang kok”Mifta terdiam tanpa kata karena dia hanya terfokus dengan kontolku saja
“yahsudah, duduk sini dekat aku.” katanya. aku lanjutin aja yah” kilahku.“Apaan sih, tadikan janjinya mau ngajak pergi. XXNX Bobol sudah pertahananku. ini kok malah telanjang sih?” sahutnya.“iyah kamu mau nolongin aku gak? eh.. shhhh…. akupun sudah lama tidak dijamah oleh lelaki” katanya sambil menyakinkan ku“Beneran nih?” kataku gembira“Iyah” katanya.Sambil memandangi tubuh mifta, aku menurunkan celana dalamnya perlahan dan terlihatlah vagina yang mulus dengan sedikit bulu halus, kuciumi vaginanya sembari menurunkan




















