Kalau kugigit tentu nanti berbekas, jelas pemilik sahnya, Oom Ton, akan curiga!“Maafkan saya Tante, habis gemas sih.”“Yahhh.engga apa-apa. Bokepindo Sejurus kemudian kami diam, masih berpelukan, Tante belum mencabut. Saat Si Mar sedang sibuk bekerja di belakang, Si Luki bermain dengan pengasuhnya di rumah sebelah, dan saat Oom Ton belum pulang kantor.Siang hari memberikan Tante cukup waktu untuk membersihkan diri, menghilangkan “bekas”. Aku ikut-ikutan. Yuli melenguh. Tempat terbuka ? Kalau sudah begini, aku bisa lupa semuanya.Lupa pada Yuli, Rika, atau mBak Mar. “Tooo, hhehhhhhhh” katanya gemas seperti menahan sesuatu. Jadi, apa lagi selain berlanjut ?“Saya mohon, Tante” kini aku betul-betul memohon.Ditariknya tanganku dari paha, lalu dituntun ke dadanya. Celah kedua memperlihatkan kutang bagian bawah.Celah ketiga rapat, celah keempat tak begitu lebar, ada perutnya. Dito belum nongol.Aku ambil bangku paling belakang, mojok, lalu mencoba berkonsentrasi.




















