Kurang lebih 30 menit hari hampir pagi jam 4.23 Wib aku menghubungi Ramah melalui ponselnya. XXNX Waktu sudah menunjukkan pukul 16.00 Wibb Roni dengan sopan berpamitan sama aku. Rupanya abang wartawan pantasan abang mulai dari tadi ngebut kali mendengar kisah Ramah kenapa terjun kedunia malam”.Ramah yang dari tadi nakal, kontan langsung terdiam dan membelakangi aku. Sampai setengah jam Ramah tidak mau cakap, Ramah diam dengan posisi tengkurap di atas tempat tidur yang empuk tanpa menghiraukan aku. Kutanya Roni lagi apa orang tua abang mau menerimaku ” dia jawab aku sudah bilang sama orang tuaku mereka setuju, terserah pilihan aku ” akhirnya pertahananku kandaslah sudah. Aku tanya ini no HP siapa ? Sesampainya dalam café penulis menanyakan “Ramah minum apa ? Akhirnya aku kabulkan ajakan Ramah karena penuh dengan harapan akan mendapat cerita dari




















