Itu saja. Segera kutinggalkan teman-temanku dan menuju rumahnya.Jam 23.00. XXNX Hanya bosan. Mungkin a quicky morning akan melupakan Felly. Selalu saja kami gagal bubaran kalau kami saling bertemu. Entah bagaimana ceritanya, kami ‘jadian’ lagi. Dia selalu cemberut kalau aku keluar bersama cewek. Yang jelas semenit kemudian ia telah kembali dan berusaha merangkulku. Mobil itu penuh dengan manusia. Omongannya yang menceritakan pengalaman dua tahun berpisah denganku tidak kudengarkan.Akhirnya acara makan siang selesai jam 14.00 dengan janji kami bertemu lagi nanti sepulangku dari kantor. Aku bukan remaja frustasi yang melarikan diri ke dalam alkohol. Ia sendiri kemudian mengambil duduk di bangku kanan dan mulai mengemudi. 2 tahun yang lalu aku pikir aku sudah terbebas darinya. HRC hampir tutup. Dan ia mulai menduduki penisku. Hari yang melelahkan. I took her to the bed. Kepalaku sudah berat.










