Pak Hr menyetubuhi aku dengan cara itu. “Ibu sedang pergi dengan anak-anak ke rumah neneknya!”, sahut pak Hr ramah. Bokepindo “Tidak, terima kasih. “Gimana sudah siap?”, tanya pak Hr mengejutkan aku dari lamunannya. Di tengahnya ada hamparan permadani berbulu, dan kursi sofa kelas satu. “Ibu sedang pergi dengan anak-anak ke rumah neneknya!”, sahut pak Hr ramah. Sungguh ironi memang, aku mendapatkan kenikmatan seperti ini bukan dengan orang yang aku sukai. Seseorang membuka pintu mobil itu, wajah yang sangat aku benci muncul dari balik pintu Mitsubishi Galant keluaran tahun terakhir itu. “Terima kasih pak!” kataku sambil tak lupa memberikan senyum semanis mungkin.“Winda!” teriakan seseorang mengejutkan lamunanku. Sungguh hebat rasa yang kurasakan kali ini. Padahal aku sudah kewalahan dan telah sangat basah kuyup.“Paakk…, aakkhh…!”, aku mengerang keras, kakinya menjepit kepala Pak Hr melampiaskan derita birahiku,




















