Aku pun mempersilakan mereka masuk ke kamarku yang juga
ruang kerjaku. Tidak
lama kemudian Susanti berkata, “Udah nih Van, udah aku save lagi, mana
dong janjinya, stel dong VCD-nya. Bokep Montok Mereka pun sering ke kostku dan aku
kenalkan kepada teman kost yang lain. Akhirnya
aku terpaksa mengalah setelah didesak mereka berdua dan menyetel VCD
porno itu dan kami menontonnya. Kami
pun bercanda dan ngobrol. “Wah ketahuan nih, bandel yah, sembunyiin barang kayak ginian”. Sementara Susanti sibuk mengetik, aku ngobrol dengan
Susanna, ternyata Susanna agak genit, obrolannya kadang-kadang suka
nyerempet ke arah seks segala, beda dari adiknya yang sedikit tenang. Besok adalah hari
terakhir OSPEK, aku sengaja meminta tanda tangan pada dia sambil
sekalian berkenalan dengannya. Andry yang baru masuk menutup pintu lagi dan terdiam
beberapa detik sambil memandangi kami yang hanya tertutupi oleh barang
seadanya.




















