Yg ada hanya air mataku yg meleleh deras.Aku memandang ke-langit-langit kamar Novotel. Bokepindo ampuunn.. Ambil nikmatmu. Biasanya kalau sudah begini suamiku langsung tahu. Ah, Alan, dimana kamu.. Kemungkinan rombongan yg didalamnya ada Pak Gubernur Jawa Tengah akan disambut langsung oleh Sultan Yogya.Aku diminta utk bersiap-siap menyertai dan mendampingi Ibu Gubernur. Dan bukankah dia selalu menyempatkan utk menjemput Ana utk makan bersama?!”.Aku berpikir cepat menyadari kata-katanya itu dan menjadi sangat khawatir. aku jadi linglung kalau memikirkannya. Ah, utk kesekian kali aku ikut saja maunya. aku nggak begitu tertarik dengan semua itu.Aku punya pandangan sendiri bagaimana membuat hidup lebih nyaman dan punya nilai. Aku tak akan melanggarnya lagi. Aku juga berharap, kapankan angin lalu juga membawa raib obsesiku?Sungguh lelah mencoba menempatkan hasrat birahi dalam penantian tanpa kunjung jelas. Baru kali ini secara gamblang dan jelas




















