Tubuhku mulai terasa segar. Malas kalau naik kendaraan umum”, katanya beralasan.“Kamu sendiri..?”Aku tidak menjawab dan hanya mengangkat bahu saja.“Ikut aku yuk..”, ajaknya langsung.Belum juga aku menjawab, Ria sudah menarik tanganku dan menggandeng aku menuju ke mobilnya. Bokep Arab Sambil makan, Ria banyak bercerita. Mau nggak..?”, ujarnya menawarkan, sambil menunjuk gerobak tukang bubur ayam.“Boleh”, sahutku.Kami langsung menikmati bubur ayam yang memang rasanya nikmat sekali. Padahal hampir semua teman-temanku yang laki, sudah punya pacar.Bahkan sudah ada yang beberapa kali ganti pacar. Tapi entah kenapa aku banyak disukai wanita.Bahkan ada yang terang-terangan mengajakku berkencan. Sebuah mobil starlet warna biru muda masih mulus, dan tampaknya masih cukup baru. Sudah tidak enak lagi berjalan di bawah siraman teriknya mentari. Padahal baru beberapa detik bertemu. Sementara itu bukan hanya Ria saja yang menciumi wajah dan sekujur tubuhku, tapi kedua gadis




















