Sepulang kuliah aku langsung masuk ke dalam kamarku, dan tiduran di atas ranjang. Aku dan Aryo mengantarnya hingga ke Stasiun Tugu. XXNX Aku mulai membuka kaos yang sedang dipakainya, dan terlihat dadanya yang bidang, kulitnya yang putih bersih. Reza mencibir, “Biarin”, katanya. “Mas Den, Mama tadi siang ngomong apa aja tentang Aryo?”
Aku tersenyum, “Lho memangnya kenapa?”, aku balik bertanya. “Mas Deni tahu Aryo bohong, sekarang cerita kenapa? Lalu ia mengulum kemaluanku yang berbulu. Isinya kok cowok semua?”, tanya Aryo. “Aneh banget nih posisinya?” kataku meledek mereka. Tante mau ngajak saya ke Palembang ya?” tebakku asal. “Mas Den, Mama tadi siang ngomong apa aja tentang Aryo?”
Aku tersenyum, “Lho memangnya kenapa?”, aku balik bertanya. “Soalnya saya juga mau”, kataku tanpa rasa dosa, lalu kami bertiga tertawa keras-keras.




















