Terus sayang…” kata Nana.“Tangan saya pegal, tante…” kata Surya polos.“Uhh.. Bokepindo Saya tidak akan bicara pada siapa-siapa kok,” kata Nana lagi.“Kamu juga mau kan jaga rahasia pembicaraan kita?” kata Nana lagi.“Iya, tante,” kata Surya.“Kalau begitu jawablah pertanyaan tante tadi…” kata Nana sambil tersenyum.“Ya, saya suka melihat perempuan yang tubuhnya bagus. Dikarenakan kedua anaknya waktu itu berlari jauh dari rumah, maka Nana langsung mengejar mereka. Tak lama Surya segera kembali dan mulai mengobati lutut Nana.“Maaf ya, tante.. Nana tersenyum mendengarnya.“Tidak apa-apa kok, Wan,” kata Nana.“Kan hanya melihat.. Tangan Surya bergetar.. Nana lalu mengelap mulut Surya yang basah oleh cairan memeknya. Nana tersenyum.“Mm.. Tidak hanya itu, kontol Surya lalu dijilat, dihisap, lalu dikocoknya silih berganti. Ohh.. Kita pindah ke kamar, yuk…” ajak Nana sambil menarik tangan Surya.




















