Aku sempat terlunta-lunta, tanpa ada seorangpun yang mau peduli. Nyonya Wulandari langsung memeluk dan merebahkan kepalanya di dadaku yang basah berkeringat. Bokepindo Rumah yang besar dan megah penuh kemewahan ini ternyata hanya sebuah neraka bagiku.Aku memang ingin lari, tapi belum punya kesempatan. Bagian dalamnyapun terisi segala macam perabotan yang serba mewah dan lux. Kemana saja Nyonya Majikan pergi, aku selalu berada di sampingnya. “Boleh saya lihat ” ujarku meminta ijin. Saat itu kedua mata Nyonya Wulandari terpejam. Dan di balik pakaiannya yang tipis itu, dia tidak mengenakan apa-apa lagi. Dia ingin meminta bantuan, Tapi orang-orang yang berlalu lalang dan melewatinya tidak ada yang peduli. Setelah aku perbaiki, mobil itu akhirnya bisa hidup kembali.




















