Mas.. kuat..” teriaknya.“Ta.. XXNX Saat di dalam mobil dia banyak cerita tentang temannya yang akhirnya kutahu kalau mereka itu sedang berpacaran dan sudah bertunangan. aku.. ah.. ah..” dia pun mulai memainkan pantatnya. Sambil menarikku ke dalam kamar dan membaringkan aku dengan sedikit mendorong. “Wah kuno kamu, di sini ada servis selain makan dan minum,” balas Ragit sambil menyeringai. ah.. “Mas.. Kulihat Ragit memasuki kamar pertama, dan ternyata di situ adalah tempat receptionis dan seorang wanita yang sedang menulis-nulis sebuah buku (sepertinya buku administrasi).“Mbak, ada yang kosong?” tanyanya. “Lagi nunggu servis,” balasnya yang membuatku penasaran. “Masing-masing satu aja, ini temanku baru pertama kali ke sini,” katanya. Berempat kan asyik,” kata Erika. ah..” dia pun mulai memainkan pantatnya. nakal.. “Ka.. auw.. ah..




















