Aku menurut saja, dan berputar-putar mengelilingi kota Jakarta dengan kijang kreditan yang belum lunas. Bokepindo Sungguh mati, aku benar-benar tidak tahu kalau gadis muda belia ini sungguh pandai merayu. Dan keringat langsung bercucuran membasahi tubuhnya. Memang dia mengenakan rok yang cukup pendek, sehingga sebagian pahanya jadi terbuka.Hampir tengah malam aku baru pulang. Dia menyebut namanya Reni. Sebentar saja sudah terdengar suara air yang menghantam lantai di dalam kamar mandi. Sementara gerakan-gerakan yang kulakukan semakin liar dan tak terkendali. Pertemuan kedua ini sudah tidak membuatku canggung lagi. Dan secepat kilat aku kembali menghujani tubuhnya dengan kecupan-kecupan yang membangkitkan gairahnya. Sambil tersenyum dia menghampiriku, dan langsung saja duduk disampingku. Aku tidak tahu kalau kamu masih perawan. “Perlu teman nggak..?” dia langsung menawarkan diri. “Aku…, hmm, aku…” Reni tidak bisa meneruskan kata-katanya. Sekujur tubuhnya langsung bergetar










