Sejak saat itu ada hubungan aneh antara aku, Yoga dan Azni.Didepan Yoga, aku dan Azni berlaku biasa saja, seperti layaknya kenalan biasa. XXNX Azni cuma tersenyum lebar memandangku. Azni membalas ciumanku dengan ganas.Merasa kurang nyaman berciuman sambil berdiri aku mengangkat tubuh Azni dan merebahkannya di tempat tidur. Jujur saat itu aku sudah lupa kalau Azni sudah menjadi istri sahabatku sendiri.Aku lebih merasa Azni adalah kekasihku yang sudah lama tidak bertemu. He..he..he.. Gagahi aku mas, aku sudah nunggu dari dulu” ceracau Azni menikmati tusukan penisku di vaginanya.Kemudian aku mengangkat kedua kaki Azni kepundakku. Ada sesuatu tentang Azni yang selalu mengganggu tidurku semenjak aku bertemu dengan dia. Tak bisa aku lupakan senyumnya yang selalu terkembang saat bertemu aku, dan antusiasmenya menanggapi obrolan denganku.Bahkan kadang-kadang Azni berlaku agak manja menanggapi candaanku.




















