Tangannya memegang kepala Daissy dan kelihatannya baru saja memalingkan wajahnya ke arah kamera. Bokepindo Berjam-jam mereka berdua bercengkerema tanpa busana. Akhirnya Erick setuju untuk menemui Daissy hari Sabtu yang akan datang. Tidak ada satu moment-pun yang boleh terbuang percuma. Ingin tahu juga ia, apa kabar lelaki itu. Nampaknya dia sudah tidak mampu lagi untuk berpikir dengan jelas. Pasti yang ia maksud saat-saat di mana mereka dulu masih berpacaran. Ketika Emir telah membasahi liang rahimnya dengan air maninya, dan kemudian berbaring memeluk tubuhnya, Daissy menyembunyikan wajahnya di dada lelaki itu, lalu menangis. Sempat Carla melirik ke arah Daissy dengan tatapan yang semakin membuat Daissy kebingungan. Tubuh laki-laki itu hanya terlihat dari pinggang ke bawah. Karena sudah dirangsang sejak tadi Daissy mencapai orgasmenya jauh sebelum Bambang.




















