Kembali kudorong senjataku dan kutarik sedikit. Busyet.., dasternya hampir transparan menampakkan lekuk tubuhnya yang sejak dulu menggodaku. XXNX Aku belum pernah merasakan perasaan seperti ini. “Nanti malam kita bikin pesta di rumahmu, gimana..?”
“Pesta apaan..? Mulut Viona pun seperti megap-megap kenikmatan, segera kulumat bibir itu hingga Viona nyaris tidak dapat bernapas, kutindih dan kudekap sekuat-kuatnya hingga Viona berontak. Sungguh, ini suatu yang tidak pernah terduga olehku. Seolah-olah nafsuku sudah menggelegak mengalahkan pikiran normalku.Kuperhatikan Agus perlahan-lahan mendudukkan Viona di meja yang ada di depan kami, mengangkat rok yang dikenakan istrinya, kemudian membukanya dengan cara mengangkatnya ke atas. Diiringi musik yang disetel oleh istriku, ada perasaan yang agak aneh kurasakan.




















