“Jangan Pak…saya mohon !” mohonnya dengan suara bergetar. Bokep Mom “Hmmm…Non emang sempurna banget, punya body montok gini siapa yang ga ngiler” gumam Imron sambil tangannya menjelajahi lekuk-lekuk tubuh Ivana.Keduanya kini tinggal memakai celana dalamnya saja, bulu kemaluan Ivana yang lebat itu sedikit terlihat melalui celana dalam kremnya yang tipis. Sampai di rumah dia sekuat tenaga bersikap wajar seolah tidak terjadi apa-apa, karena tidak ingin merepotkan ayahnya. Sekarang Pak Kahar memulai gerakan memompanya. Setelah sepuluh menit vaginanya dijilati Pak Kahar, dia merasakan adanya suatu dorongan yang aneh, ada sesuatu yang mau keluar yang tidak bisa ditahannya. Kembali Ivana mengulum penis Pak Mamad sambil menerima sodokan-sodokan dari belakangnya. Tiba-tiba mata Ivana membelakak, tubuhnya mengejang tanpa bisa dikendalikan, Pak Kahar yang sedang menggenjotnya pun semakin bernafsu, penisnya ditekan lebih dalam sampai bibir vagina Ivana ikut tertekan.




















