Bayangkan, muntahan itu mengotori hampir seluruh baju gue bo! XNXX Bisa dibayangkan bukan bagaimana repotnya?” tuturnya. Tahun kedua ia beralih profesi sebagai pelayan kafe di kawasan Jakarta pusat. Langsung aja gue omelin: Mas, liat-liat dulu dong kalo mau memberi sama orang. “Gue pernah tersembur muntahan salah seorang tamu yang minta ditemani ngobrol. Dalam keadaan teler berat, lelaki itu terus berceracau tentang istrinya yang bermain serong dengan lelaki lain. Gadis berdarah Bugis ini sudah terbiasa menghadapi berbagai macam karakter orang. Mereka baru bernapas lega ketika beduk masjid mulai ditabuh. Apa lagi di kota besar seperti Jakarta. “Insya Allah gue mudik lagi ramadhan nanti, gue rindu sama Ibu dan adik-adikku,” ucap Hera menutup obrolan kami.Alur hidup Hera adalah secuil kisah para pekerja dunia gemerlap malam di Jakarta.




















