bangun!” suara yang sayup-sayup tadi kini menjadi semakin jelas seiring dengan meningkatnya kesadaranku. Wah, aku hampir terlonjak kaget. XXNX aku terangsang berat. Si kasno itu pasti sudah nggendam (menyihir) kamu. makanya kalau hidup jangan hanya ngurusi kontol thok!”.,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Untung orang tuaku termasuk orang kaya di kampung, jadi semuanya masih bisa ditanggulangi. Dengan gontai aku mengikuti Pak polisi itu, keluar rumahku. Buka juga pakaian dalammu. Tangannya menyisir rambutnya, dan membetulkan bajunya yang awut-awutan. Suaraku penuh ketegasan tetapi juga bernada kuatir: “Nduk, Nduk, kamu dalam bahaya besar. Kulihat wajahnya yang tadinya menunduk sayu sekarang terangkat, matanya membeliak melihat aku sudah telanjang bulat di depannya. Dia tampak bingung sehingga harus kubantu. Si Suminem yang minta? Bolak balik mbah, bahkan hari-hari terakhir ini rasanya semakin sering”. Mulutnya terkunci rapat sehingga bibirku tidak menyentuh bibirnya sama sekali.




















