“Mas” tiba2 ia disebut, “apa dea” aku berdiri dan mendekatinya secara langsung. aja ga tidak menelepon saya, hmmm. XNXX aku genjot kembali lagi torpedoku tanpa ada perlawanan dari dia, kupuaskan memiliki jiwa saya dan dia passsrah hanya baru 5 menit, aku tidak bisa menahan cairan magmaku dan “ahhhhhhhhhhhhh … .ahhhhhhhhhhhhhhh. Pada suatu waktu, seperti biasa ketika meninggalkan sekolah melalui depan rumah saya, tiba-tiba Dea datang kepada saya, sebuah acara yang luar biasa, hati saya mulai menggali dag menggali apa sih, tampaknya Dea juga berjalan ke arahku dengan sedikit ragu-ragu, “O mas apa yang Anda lakukan?” ia bertanya, “motor lagi manasin” kataku, oh wajah cantik sekarang benar-benar dapat saya menikmati dekat “mas maaf, mungkin Dea mintolong mas Andri” katanya masih terdengar ragu-ragu , “mas Andri tidak ada komputer di rumah” lanjutnya, “Tidak”, jawab saya,




















