Lily mengajakku menari, aku menurut dan alunan lagu “Endless Love” kami berpelukkan sambil menari. XXNX Aku rapatkan bibirku ke bibir Lily, kukucup dan kukulum lidahnya dan bila Lily agak leka dan khayal, dengan sekali henjutan aku menekan zakarku kuat-kuat dan Zuup… zakarku meluncur masuk hingga habis seiring dengan jeritan dan rintihan kesakitan Lily. ” Biasalah ” jawabku. Setelah puas bermain dan mengulit zakarku dan Lily memusingkan an badannya dan mencangkung. Setiba diflat tempat tinggal, Lily kelihatan tercari sesuatu, dia kemudian mengatakan kuncinya tertinggal manakala kawan Setelah berfikir sebentar aku akhirnya mempelawa Lily karumahku, tanpa membantah Lily menurut saja.Setibanya dirumahku Lily terus menghempaskan punggungnya atas sofa kerana keletihan tanpa ambil kisah keadaan rumahku yang berselerak ketika itu.




















