Nampaknya mama kaget aku duduk didepan kamar mama dan papa tanpa mengenakan pakaian dan saat itu banyak berceceran sperma dilantai yang tak lain adalah spermaku.“Eh ma, enggak, enggak, gini, gini,” aku tidak bisa berkata apa-apa saat mama bertanya sepert itu.“Kamu mengintip mama dan papa berhubungan badan ya?” tanya mama dengan nada marah. Aku yang sudah bosan ingin tidur juga dan jam diruang tamu menunjukan pukul 10 malam.Saat aku hendak menuju kamarku dan melintasi kamar papa dan mama aku mendengar suara khas orang sedang bersetubuh. XXNX Mama tidak setuju! Kan tidak ada yang tahu kalau anak yang mama kandung nanti adalah anaku?” ucapku dan entah dari mana ide itu datang tetapi aku juga sangat takut jika papa marah dengan ucapanku tadi.”“Benar juga gung ucapanmu sekarang teruskan persetubuhan kaliyan dan hamili mamamu,” ucap papa diluar




















