Kumatikan rokok yg baru kunyalakan tadi di asbak dan bangkit berjalan masuk ke kamar tidur.Kubangunkan istriku dgn kecupan lembut disertai dgn belaian dirambutnya.Mama,aku pengen nih,bisikku sambil mencumbu lehernya.Sambil menggeliatkan tubuhnya, istriku menoleh kearah pintu yg setengah terbuka. Nakim mengangguk cepat. Bokepindo Nafasnya makin memburu. Dgn penuh perasaan akupun memulai tugasku. Dan matanya menatap ke wajahku lamat2.papa maunya aku ngapain?,tanya istriku sambil senyum menggodaku.wah,ga tau ya,ma..,jwbku bingung.emang kalo aku ngapa2in,kamu ga marah?,tanya istriku masih dgn nada menggoda.marah dong, apalagi aku ga tau,jwbku cepat.kalo kamunya tau, boleh dong?,tanya istriku makin berani.Aku tak menjawab dan mengajak istriku bergegas pulang. Remasanku di dada montok istriku pun lbh jelas terlihat. Kupijat keningnya pelan dan sementara sengaja kuatur sedemikian rupa menggeser-geser tali kecil baju tidur istriku agar lolos dari pundaknya.Sesekali kulirik Nakim yg dari wajahnya sudah mulai tegang.Apalg waktu




















