Dari sana Emir membawa Daissy ke sebuah motel dan mencurahkan rasa rindunya kepadanya.Begitu pula Daissy. Persis seperti dulu.“Puas Rick?” Tanya Daissy kepadanya.“Aduh Yang, ini yang selama ini aku kehilangan,” lalu tanyanya, “boleh sering-sering nggak?” Sambil tersenyum Daissy menggelengkan kepalanya.Sementara Daissy sedang membersihkan dirinya di kamar mandi, tiba-tiba Erick masuk dalam keadaan bugil. XXNX Daissy semakin gugup.“Bukan.. Di luar dugaan Carla, Daissy membiarkan cairan kelelakian Bambang di mulutnya tertelan. Terutama terhadap diri Erick.“Kenapa?” Tanya Daissy dengan nada bercanda, “Sofanya rusak ya?”Setelah terdiam sejenak Erick menerangkan,“Bukan gitu, ternyata pernah ada yang motret kita berdua dalam pose yang rawan.”Seketika bulu kuduk Daissy terasa berdiri. Orang yang dia minta yang satu itu kok.”Sambil terus menggodanya akhirnya Carla memberi tawaran padanya.




















