Kami bertiga makan mi instan hangat. Arini memanggil mereka yang terpilih. XXNX Arini punya waktu 5 jam untuk mempersiapkan anak itu sebelum ditikam. Aku melepas pandangan ke warung, terlihat seorang ibu didampingi gadis kecil. Dia menjawab dengan anggukan saja. Aku sering ke desa ini menghabiskan liburanku. Gita diminta mengikuti apa yang baru saja dilakukan Arini. Gita terus saja menggelinjang-gelinjang menahan rasa geli dari jilatanku. Jam di dinding menunjukkan pukul 1 Gita hari. Untuk membalas jasanya aku bangkit dan langsung nyosor menindih Arini.Arini tidak siap dia terkejut. Aku mengindra bahwa nafas Gita mulai memburu dan terdengar detak jantungnya semakin cepat. Setelah pekerjaan Mario selesai dan dia harus kembali ke Jakarta, aku masih bertahan di desa itu. Aku memang mencadangkan energi untuk eksekusinya nanti malam sekitar jam 10.




















