Tapi kalau aku menyerahkan Jenny pada mereka, apakah nanti Jenny akan membenciku? terserah kamu sih”, kataku.Lalu aku berdiri dan melangkah ke depan diikuti oleh Jenny.Hampir bersamaan kami berkata,“Pak, kami ijin ke belakang dulu”. Brazzers Tubuhku rasanya bergetar.“Udah dong Jen…”, keluhku ketika Jenny dengan nakal melesakkan tissue itu sedikit ke dalam liang vaginaku. Ia menggigil keenakan, dan setelah ia mengeluarkan suara seperti sedang disembelih, baru aku melepaskan cucupanku pada kepala penisnya.Pandu langsung roboh ke lantai, ia merintih dan mengerang keenakan. “Apa sih El?”, tanya Jenny heran. Dan pak Edy bergerak ke arah pemerkosa vaginaku.“Kalau ini Pandu, kelas 2G juga”, kata pak Edy.Aku hanya bisa mengarahkan pandanganku ke arah Pandu karena mulutku tertahan oleh penis Dedi yang kokoh ini.Pandu juga sama sekali tidak tampan, malah sedikit tongos.




















