Padahal si laki-laki sudah membuang senjatanya. Dia mencabut keris dan menangkis serangan si pendekar perempuan. Bokepindo Bayang Ireng mengamati wajah Sekar yang kacau, antara ingin menolak dan menyerah lalu menikmati. Dia bosan tinggal di rumahnya. Sekali-sekali mulutnya ingat menolak tapi sisa tubuhnya seolah tak lagi punya keinginan melawan. Sekar terkejut ketika sebagian bayangan itu mengenai dirinya: rasanya seperti disentuh! Meski rumahnya besar dan megah, Sekar sering merasa kesepian di sana. Langkah salah! Lengan-lengan muncul lagi dan mencengkeram tepi kemben Sekar. Dan dari bagian bayangan hitam yang berada di bawah perut Ratri muncul dua tonjolan, dua lingga yang langsung berebutan menusuki kemaluan Sekar dan membuat Sekar berteriak keenakan.Bayangan yang membungkus Ratri pun buyar, sehingga terlihatlah bahwa Ratri memang benar-benar telanjang. Lama-lama si perempuan mulai letih dan kesal karena serangannya tidak ada yang masuk.




















