Pada awalnya aku bertanya-tanya dalam hati, kenapa di altar tempat pertunjukan itu tidak dipasang kerangkeng, karena bisa membahayakan pengunjung nantinya bila harimau yang sedang beratraksi melawan dan melompat ke arah penonton yang jaraknya begitu dekat dengan altar.“Kamu tenang saja, tak akan ada masalah kok,” ujar Aol tersenyum penuh arti dan memperbaiki posisi duduknya. Begitu sampai di ruang itu, Mr. Bokepindo Ia sepertinya tahu dengan apa yang sedang aku pikirkan.Tiba-tiba, di altar tempat pertunjukan muncul seorang wanita berparas cantik dengan memakai pakaian tipis tembus pandang. Sementara tamu-tamu lain aku lihat sudah mulai menempati tempat duduk masing-masing.Tak lama kemudian, pembawa acara malam itu menyatakan bahwa pertunjukan segera akan dimulai.










