Kalau enggak aku lakban lagi mulutmu!!” ancamku seraya bersiap-siap merobek lakban.. Aku pulang agak malam dan agak mabuk karena terlalu asyik dengan mitra kerjaku.Aku sangat bernafsu saat melihatnya tertidur pasrah terikat di kamarnya. XNXX “Lapar yaa?”
Miranda hanya mengangguk.. Sementara aku sudah melepaskan topeng teletubbies yang kupakai. Naik ke lantai 14 masuk ke apartemanku 1404. Tapi hari makin hari mungkin Miranda merasakan sayang dariku meski segalanya berawal dari sebuah penculikan. Aku mesti ke kantor nich.. Aku telah memarkirkan Mitsubishi Kudaku 10 meter sebelum kantornya.. Kamu tidak nakal di rumah khan??” sapaku. Mmpphh..” jawabnya. Payudaranya yang berukuran 36B itu.. Kamu khan baru mulai cuti 2 (dua) minggu..” sergahku.




















