Perlahan aku ketok pintu kaca hitam pekat lalu seorang laki-laki berkumis tabal dan berbadan tegap memakai kemeja safari tanpa senyum membukakan pintu kepadaku“Mau melamar?” tanyanya sambil berjalan ke arah meja kerja.“Iya” kataku dengan senyum se-relax mungkin.“Surat lamarannya sudah lengkap? XXNX Ahh ada-ada saja orang yang memanggilku demikian batinku. Tak lupa si Abang menyerahkan amplop dan menyalamkannya pada tanganku.“Untuk anakmu” katanya.Dan ketika kubuka di rumah ternyata amplop tersebut berisi uang sebanyak satu juta Rupiah. Otomatis penisnya terangkat menghantam langit-langit vaginaku.. Kenapa aku tidak merasakan sakit sedikitpun saat penis raksasa itu masuk kedalam vaginaku. Begitu aku membuka pintu ternyata benar dugaanku ternyata sudah ada puluhan wanita disana. Bukankah lelaki kalau sudah ereksi harus dikeluarkan air maninya.. Apakah persetubuhan ini akan terjadi.. Para tamu disini rata-rata memberikan tip Rp. Yahh ampun bagaimana kemaluannya kena tanganku..




















