“Siapa lagi?” balasku bertanya.“Mas.. Bokep Montok Aku mesti ke kantor nich.. Yach begitulah ceritanya.“Mmmpphh.. Ku parkir sejenak.. Perkosa aku dong..” Aku lihat Marissa tidak sedang pura-pura; nyaris seminggu dia disekap di apartemanku membuatnya ketagihan dengan gaya pemerkosaanku.Sekali ini untuk pertama kalinya aku ‘memperkosa’nya dengan foreplay, he he he mana bisa begitu ya.. Kebetulan waktu itu tampil dalam business gathering sebagai penyanyi dari trio tiga cewek, teman sekerjanya.Aku adalah seorang eksekutif.. Menyingkapkan roknya ke atas, menurunkan pantynya dalam keadaan kaki masih terikat serta menunggunya. Aku akan menjadi ayah untuk anakmu”Marissa hanya bisa menangis terisak-isak.Sejak kenikmatan itu, aku selalu memuaskan nafsuku untuk terus-menerus memperkosa Marissaku yang sexy itu. Matanya akhirnya aku tutup dengan lakban sebagaimana aku menyumbat mulutnya. Pada suatu kesempatan yang baik, aku berhasil mengundangnya makan siang, keluar sebentar dari kantornya.Berusaha aku menyatakan ketertarikanku..




















