sanggahku sambil tersenyum menenangkan hatinya, akhirnya Rosa pun berjalan dan duduk di sofa tersebut.Sudah lima game berjalan, aku menang dua kali dan kalah tiga kali, membuat aku harus menanggalkan jaket, blouse dan celana panjang yang kukenakan hingga saat itu hanya tersisa bra dan CD saja yg masih melekat di tubuhku.Jangan sampai kalah lagi, ujarku dalam hati, dua kali lagi aku kalah, maka aku akan benarbenar Bugil. XXNX gumamku pelan sambil menahan tubuhku yang berguncang saat laki-laki itu mulai memompaku.Oke.. tanyaku kepada mereka.Tenang aja, kamu hanya lepas baju aja kok! Udara dingin dari AC di ruangan tersebut membuat aku sulit untuk berkonsentrasi sehingga aku kembali kalah pada game keenam, membuat mereka langsung bersorak riuh, memintaku untuk segera menanggalkan bra yang kukenakan.Aku sudah hampir menangis saat itu, tapi mereka terus memaksaku, maka dengan perasaan berat




















