Dia cukup sabar, dan telaten melayaniku.Pertempuranku dengan Wiwik tidak perlu aku uraikan secara lebih detil, karena ya kurang lebih sama saja.,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Nikmat sekali rasanya dipijat.Aku mulai sadar bahwa rasanya kulit pungungku bersentuhan langsung dengan kulit Amei, dan terasa ada bulu-bulu nempel di punggungku. Tujuan pertama pasti wisata kuliner, dan tujuan berikutnya adalah mencari yang bening-bening. XXNX Aku yang baru saja merasakan kenikmatan, telentang pasrah.Amei kembali dari kamar mandi membawa handuk kecil yang telah dibasahi. Sekitar 10 menit menunggu di lobby, Amei tiba diantar oleh rekan yang kelihatannya juga sebaya yang tadi kulihat dia mengantar kopi untukku. Disini letak uniknya, sepertinya pelayan yang mengantar makanan aku orangnya berganti-ganti. “ Jadi mas, yang hari ini sama yang besok, pasti beda,” kata si Mbak.Aku bingung memilih kriteria dari semua yang disebutkan si mbak.




















