Tapi tiba-tiba frekuensi dan getaran yang dihasilkan_speaker_ponselku langsung mengganggu frekuensi otakku yang sedang bermimpi. Aku mengambil nasi dan lauk paukku.“Makan, Tante,” ujarku dengan sopan.“Iya,” jawabnya dengan singkat sebelum is kembali menyantap makanannya.Aku menyantap makananku dengan lahap. XXNX Tentu saja tak ada jawaban lain selain mengiyakan pesan pamanku ini.Setelah semua pesan pamanku sudah diterima olehku, aku menuju ke kotak P3K yang ada di lemari ruang keluargaku. Seperti biasa, masakan dari tanteku gak pernah mengecewakan. Menaiki tangga dengan perlahan sambil menahan sakit, akhirnya aku bisa sampai ke lantai atas dengan selamat.Sesampainya di kamarku, aku langsung mengganti kaos tidurku dengan kemeja yang formal. Namun untuk bawahanku, biarlah hanya celana pendek ini saja. Kemudian, aku turun ke lantai bawah untuk sarapan.




















