Lho, tadi kan kamu sudah kecebur, candaku. Kenapa tadi tidak?, dia bertanya lagi.Aku hanya tersenyum dan memakaikan celana pendekku.Karena tadi pikiranku hanya menolong Pipit, k0ntolku tidak terangsang. Bokepindo Pipit segera duduk untuk melihat. Dadanya naik turun karena napas dan detak jantung tak beraturan. Aku sudah punya pacar, kataku dengan posisi menindihnya.Aku teringat Dona yg mengancamku bila bermesum dengan Pipit di survey air terjun ini.Aku tahu. Maka mulailah kucium bibirnya, mungil sekali. Pipit mengangguk tersenyum. Lalu Pipit berhenti. Dia sibuk mengitari area dan mencoretcoret di kertas. Iya iya, nanti aku cerita sejujurnya, kataku. Kenapa tadi tidak?, dia bertanya lagi.Aku hanya tersenyum dan memakaikan celana pendekku.Karena tadi pikiranku hanya menolong Pipit, k0ntolku tidak terangsang. Saat kami berjalan pergi, kulihat Dona dan Pipit saling berpandangan penuh arti.Jar, Pipit kamu apain?




















