Mas Edi: Saya pulang ke Gading, tapi mau mampir dulu ke Sabang, ada perlu. Lalu Fajar turun di lampu merah dan kita melanjutkan perjalanan sambil tertawa-tawa. XXNX Fajar: *terbengong-bengong*
Mas Edi: Iya, fajar teman kantor saya, tapi beda divisi. Lalu mas Edi meremas-remasnya, sampai aku melenguh-lenguh keenakan. Lalu aku mengambil kondom dari tasku dan memberikannya kepada Fajar. Tapi sepertinya aku lihat dia tidak bisa menggunakannya, karena beberapa kali dimasukkan tapi tidak berhasil. Beberapa hari sebelumnya kami membaca sebuah cerita yang di dapat oleh mas Edi dari internet. Fajar melingkarkan tangannya ke depan dari sebelah kanan dan kiri dan mempermainkan kedua toketku dengan sangat bersemangat. Aku: Teman kantornya ya mas? Lalu aku mengambil kondom dari tasku dan memberikannya kepada Fajar. iya mbak
Mas Edi: Sstt… terus kalau Fajar juga pingin gimana dong? Fajar: Oh iya pak,




















