Apa yang bakal terjadi kemudian, kita gak bisa menebak. Bokep Family Arline tersenyum. Ia tidak menganggap itu sebagai kerja yang hina lantaran menerima bayaran dari hasil desah dan keringat maksiat Arline. Baginya itu tidak penting. Hanya kepalanya terangguk-angguk pelan menikmati lagu melankolis ‘When A Man Loves A Woman’-nya Michael Bolton yang mengalun dari radio di tape mobil Hamzah. Arline telah lebih dahulu bangun dan dia membangunkan pria itu. Sebagian lampu jalan telah dipadamkan. “Apakah Mbak menganggap bahwa lakon hidup yang Mbak lakukan selama ini sama persis seperti yang Mbak bayangkan sebelumnya?”
“Memang gak sama Bang. Ia rubuh menindih tubuh Arline, mereka terdiam dengan nafas naik turun. Ia melongok ke bawah meja dan menemukan sebuah mobil-mobilan. Arline mendesah nikmat. Perlahan, disusurinya perut, pusar dan pinggangku dengan lidahnya. Arline memeluk Hamzah dari belakang dan membantu mencuci batang




















