membuka tali di kanan-kiri dan melorotkannya perlahan, membiarkan dua buah dadanya menyembul menantang,“kau boleh menyentuhnya,” Berdebar jantungku.Tubuhku seperti mendidih. Dan akan makin panas dingin aku dibuatnya kalau ia bekerja sore-sore di depan rumah itu denga tank-top dan celana pendek yang menampakkan dua pahamulusnya yang jenjang.Dua minggu setelah kepindahan mereka, Mbak Marissa mengantar Fredi suaminya naik taksi di depan rumah. Bokep Family Darah seperti terpompa ke ubun-ubunku..“Aku mau di sini saja, kalau boleh. Itu dari caramu menatapku dan menelusuri tubuhku dengan tatapanmu. Mbak Marisa mengerling dengan senyum semanis brownies itu, dan menghilang di balik pintu.Seminggu kemudian, sore itu mendung mulai menyergap, dan pada malam harinya hujan benar-benar turun menghujam ke bumi. Lelaki itu melambai padaku ketika aku memperhatikannya.




















