Aku suka sebut dengan “koran got” itu karena isinya memang pantes untuk dicemplungkan ke-got saja. Bokep indo Sejak saat itu, aku sering onani dengan membayangkan istriku Surti, digauli lelaki lain.Pada suatu hari saat aku beranjak pulang dari kantor, saat aku bosan dengan berbagai hal aku iseng beli “koran got”. Lihatlah, lantai granit restoran yang mengkilat ini membuat bayangan tubuhnya bak peragawati sedang melangkah-langkah di “catwalk”-nya. Pada kesempatan itulah aku tunjukkan padanya koran yang kubeli dan kusimpan untuknya.“Bagaimana, Ma, kalau itu kita coba saja? Aku sangat mencintainya. Benarkah?Aku ceritakan pembicaraanku dengan Ramon pada istriku. Hubungi no. Benarkah ke-inginan kamu itu..?? Pembacanya adalah masyarakat kelas bawah yang memang haus hiburan seperti tukang ojek, supir metro-mini atau pedagang K-5.Singkat cerita sesudah membaca “head line”-nya aku langsung aku membuka-buka halaman bergambar untuk sekedar pelipur lara dan tak kulewatkan




















