Aku memekik dan mulai menangis.“Eriik!! Bokepindo Dan aku bisa tahu apa yang terjadi di dalam sana. Jangaan!!”, aku berteriak ketakutan.Terlambat, aku sudah telanjang total. Tomo melepaskan kemejanya dan celananya, masih memandangiku. Aku melihat Tomo mulai menciumi bibir wanita itu dengan penuh nafsu. Marah yaa? Aku takut dibenci. Aku melihat Tomo mulai menciumi bibir wanita itu dengan penuh nafsu. Aku pun merasa heran dan sedikit takut. Aku lumayan capek, tapi aku senang. Hanya saja, aku sudah mempersiapkan hukuman yang tepat untukmu. Tak lama, aku pun tertidur lelap.Hari ini adalah ulang tahunku yang ke-14. Kenapa? Selama ini aku hanya mengenal ayah dan ibu saja. Dengan posisi membungkuk, dia mengamati wajahku dengan teliti.




















