Pandangan Mata Jepang Panas Yang Menggoda Vol 51

Ada perasaan bangga yang menyelimuti dirinya.Om Benny kini semakin cepat merojok keluar masuk lubang vaginaku, “Ahh.., terus ahh..”, aku kembali merasakan nikmat yang memuncak. “Ohh” aku ingin meronta, tapi hanya desahanku saja yang keluar, perasaanku tak karuan “..oohh”.Aku hanya bisa terdiam saja, dia terus mengulum bibirku, membuat sedotan-sedotan kecil, dan menggelitik ujung bibir mungilku dengan hangat. XXNX “Ooohh masukkan aahh”.Setelah beberapa saat, dengan hati-hati dan pelan-pelan ujung burung yang keras, hangat tapi lembut itu mulai masuk dan menembus selaput daraku, hatiku berdesir, “aahh”, aku mengejang saat selaput dara itu robek ditembus benda yang besar dan keras itu, tidak sakit, mungkin karena birahiku telah memuncak, bahkan nikmat, burungnya terasa terus masuk perlahan sampai setengahnya, ditarik pelan-pelan dengan hati-hati.

Pandangan Mata Jepang Panas Yang Menggoda Vol 51