Mau cewek atau cowok. Siaaallll, itu tepat banget didaerah g-spotku. Bokepindo Yang tidur dirumahku. Namanya perjaka. “Tapi teh, dia juga nanyain teteh lho. Dan crooottt, crooottt.. Aku tersenyum dan mengelus wajahnya. Khususnya abege-abege yang broken home. Rumahku sangat bebas untuk didatangi siapapun beberapa hari ini. Kata ortuku, kasian mereka yang jauh dari orang tuanya.Aku jarang sekali keluar kamar, meski mereka datang, aku selalu diam didalam kamar. Budi tersenyum dan mencium keningku. Diam didekat pintu dapur sambil lirik sana sini, basa-basi menyapa mereka, mungkin hari itu sekitar kurang lebih 15 orang yang sedang berada dirumahku. Dengan masih terburu-buru, dia menciumi wajahku, bibirku dan memainkan bibirnya didaerah payudaraku. “Cieeee penasaran, pasti ada maunya.” Goda Farel. “Gak papa Bud, kan nanti bisa lagi.” Kataku.




















