Padahal aku tidak ke rumah siapa-siapa. “Ibu mau menikah dengan Pak Toyo?” aku langsung saja memotongnya. XNXX Lumayan, sebab selain jualan jamu ibu juga menjual rokok, permen, alat-alat tulis, pakaian anak-anak dan sebagainya. Aku sudah berusaha berkali-kali menepis perasaan itu, tetapi selalu saja muncul di benakku. Aku memang sengaja diam dan tidak membicarakan peristiwa itu kepada ibuku, aku tidak ingin melukai perasaannya. Kubiarkan ranjang morat-marit dan sprei berdarah itu tetap berada di sana. Karena tidak ada orang lain di rumah, sebelum Pukul sembilan kios sudah kututup.Rupanya, setelah sampai di rumah dan menyerahkan sepeda kecil kepada adik, Pak Toyo beralasan harus kembali ke kantor karena ada pekerjaan yang harus diselesaikannya malam itu juga.




















