Ayu agak tertegun, tapi tidak menolak.“Mbak…jaga diri di sana ya” kata Faried singkat.Ayu tersenyum, “Ya…makasih, Abang juga, semoga dapat jodoh yang baik” balasnya.Tiba-tiba Ayu melepaskan tangan sopir taksi itu lalu berdiri kemudian menuju kamarnya.“Tunggu bentar ya Bang!” katanya sambil tersenyum penuh arti, ia lalu mengambil remote TV di meja ruang tamu dan menyalakan TV di depan mereka, “nonton aja dulu ya sambil nunggu!” lalu ia masuk ke kamarnya.Di ruang tamu, Faried mendengar sayup-sayup suara air yang mengucur deras dari dalam kamar itu. XXNX Dunia belumlah kiamat, kehidupan terus berjalan! Setiap orang memiliki cara masing-masing untuk memaknai hidupnya.”“Apa Mbak merasa bahagia dengan memaknai hidup dengan jalan ini?”“Saya gak bisa menjawabnya Bang. Betapa indah tubuh di baliknya yang sudah tidak memakai apa-apa lagi, kulitnya putih mulus dan begitu terawat.




















