Begitu jg Nbak Rina dia harus tunggu kantor, barangkali ada telepon masuk.Pagi itu aku megawali hari seperti biasa, berjalan dulu menuju dapur niatnya sih mau membuat kopi dan ternyata disana sdh ada Mbak Rina dgn kaos hitam lengan panjang dan celana kain ketat. Kebetulan aku dan Mbak Rina tak terpilih pada tahap gelombang pertama, sehingga hari ini kantor sangat sepi dibagian depan aja cuma tinggal aku dan Mbak Rina, Bos ku memilih aku untuk masukgelombang 2 dikarenakan kerjaan masih banyak dan tak memungkinkan untuk aku hadir mengikuti seminar. Bokepindo Dibukanya mulutnya dan dia tuntun untuk masuk kedalam mulutnya,“UuuCChhhhh Mantab Mbak” rasanya geli bercampur hangat saat penisku menerobos rongga mulutnya, bahkan sampai mentok menyentuh rongga tenggorokannya.Dikocoknya penisku melalui bibir mungilnya sesekali ia melirik kearah wajahku, wajah yg seksi tak hanya batangku saja yg diemut




















